News

Presiden Lebanon: Perang Hancurkan 68 Ribu Rumah dan 18 Persen Wilayah

Beirut (KABARIN) - Presiden Lebanon Joseph Aoun pada Kamis (18/6) menyampaikan bahwa perang yang baru-baru ini terjadi telah menghancurkan sekitar 68.000 unit perumahan dan merusak hampir 18 persen wilayah Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan Aoun dalam pertemuan dengan delegasi asing, sebagaimana tertuang dalam keterangan resmi Kepresidenan Lebanon.

Aoun menegaskan bahwa Lebanon masih menanggung dampak besar dari konflik tersebut. Ia menyebut perang itu telah menewaskan lebih dari 3.500 orang, termasuk 245 anak-anak, serta melukai sekitar 11.000 orang lainnya. Sekitar 1 juta warga juga terpaksa mengungsi.

“Sejumlah korban bahkan masih tertimbun di bawah reruntuhan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi pada target militer, tetapi juga meluas ke permukiman warga, jalan, fasilitas listrik, infrastruktur air, sekolah, dan rumah sakit. Kondisi tersebut memperumit proses pemulihan dan kepulangan para pengungsi sebelum rekonstruksi dilakukan.

Selain membahas dampak perang, Aoun juga menegaskan komitmen pemerintah Lebanon terhadap agenda reformasi ekonomi, keuangan, administrasi, dan peradilan.

Diketahui, bentrokan antara Israel dan Hizbullah kembali meningkat sejak 2 Maret. Meski gencatan senjata sempat dicapai pada April, Israel dilaporkan masih terus melancarkan serangan di wilayah Lebanon selatan.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: